24
Fri, Nov

Jakarta, PASTI Indonesia - Koruptor di Tanah Papua masih di biarkan bebas leluasa dan duduk di bangku nyaman kekuasaan, lalu siapa yang harus kita salahkan? Sistem Pemerintahan yang buruk? Hukum yang mudah di perjual-belikan atau Para Penegak Hukum yang bermental Pencuri? Miris memang, sepertinya hal-hal itu menjadi Lumrah, dan akhirnya melahirkan sebuah Lingkaran Setan. Yang Awalnya lurus-lurus terpaksa bermain dan korupsi, karena sistem ditanamkan seperti itu, yang awalnya keras melawan korupsi akhirnya terpaksa diam karena Keadaan, semakin dia melawan semakin Terpuruk akhirnya demi ekonomi, Pekerjaan dan Jabatan, mereka dipaksa untuk menyerah melawan Korupsi.

Jakarta, PASTI Indonesia - Beberapa waktu lalu ramai Pemberitaan terkait Wajah Bupati Fakfak, Bupati Kaimana, dan Kajari Fakfak terpampang di Kloset Kamar Mandi, yang di Posting oleh FACEBOOK Ketua Umum PASTI Indonesia, Susanto atau lebih dikenal dengan Arlex Long Wu. Yang oleh sebagian pihak menganggapnya sebagai Penghinaan,terutama setelah diangkat oleh salah media online yang dikenal dekat dan Pro dengan Pejabat-pejabat bermasalah di daerah,diantaranya tiga yang sudah disebutkan diatas.

Biak Numfor, PASTI Indonesia - Sungguh Luar biasa Bajingan Kelakukan Bupati Biak Numfor, Thomas AE Ondy yang sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh POLDA PAPUA dalam Kasus Korupsi Kabupaten Mamberamo Raya yang merugikan negara sebesar 84 Milyar (Thomas AE Ondy TERSANGKA, Kado Awal Tahun yang Manis untuk PASTI Indonesia). Sudah menjadi seorang TERSANGKA dan Terbukti melakukan Korupsi dalam gelar perkara yang dilakukan jajaran KRIMSUS BARESKRIM POLDA PAPUA, dirinya masih berupaya mengkriminalisasi Aktifis Anti Korupsi Jhon Mandibo yang merupakan Sekjen PASTI Indonesia yang juga menjadi Koordinator Forum Peduli Kawasa Byak guna menutupi persoalan korupsi yang saat ini sedang dihadapinya.

Jakarta, PASTI Indonesia - Sebuah Kado Awal Tahun yang Manis bagi PASTI Indonesia di Tahun Baru 2017, tepatnya hari ini, 1 Januari 2017, Koruptor Besar Kabupaten Mamberamo Raya Serta Pejabat Bermental Preman, Thomas AE Ondy ditetapkan tersangka dalam Korupsi Dana APBD Kabupaten Mamberamo Raya, yang dimana telah merugikan Negara Sebesar 200 Milyar Lebih. Thomas AE Ondy saat ini adalah Bupati dari Byak Numfor, yang pada saat itu menjabat sebagai KABAG Keuangan Kabupaten Mamberamo Raya.

More Articles...