24
Fri, Nov

Top Stories

Grid List

Fakfak, PASTI Indonesia – Sepertinya sudah menjadi pemandangan umum dimanapun juga, dalam setiap kampanye Calon legislatif, mereka yang menjadi Calon wakil Rakyat mengumbar sejumlah janji dan mengklaim apabila kelak terpilih akan menjadi corong utama masyarakat yang diwakilinya. Namun untuk membuktikan hal itu, agaknya seperti sebuah Retorika belaka. Hal yang sama juga di tunjukkan oleh Wakil Rakyat di DPRD Fakfak, sejak mencuat persoalan 501 yang diangkat oleh Formasi, Mereka yang mengaku dirinya sebagai Wakil Rakyat seolah hilang dari pandangan Rakyat yang sudah beberapa kali menduduki gedung DPRD Fakfak. Dan yang benar-benar mewakili rakyat hanyalah 4-5 orang saja.

Hilangnya Sejumlah besar anggota Dewan ini bukan tanpa sebab, Usut Punya Usut mereka yang “menghilang” itu terindikasi jelas memiliki kedekatan dengan Eksekutif, yakni Bupati Fakfak Saat ini yang memiliki banyak Skandal korupsi besar! Bukan tanpa dasar juga, menghilangnya sejumlah besar anggota Dewan ini disinylalir karena mendapatkan Ancaman terkait beberapa Proyek di Fakfak. Hal ini dibuktikan melalui Teman Dekat Bupati fakfak, yang juga menjadi Tameng Pelindung Bupati Fakfak yaitu Kajari Fakfak. Beberapa waktu lalu, Kajari di Suruh bernyanyi terkait Perjalanan Dinas Wakil Rakyat maupun sejumlah Proyek yang di duga melibatkan sejumlah nama-nama anggota Dewan di Fakfak tersebut. Hebat memang Kajari ini, Begitu banyak Skandal Korupsi Bupati tidak pernah diNyanyikannya, Wajar juga karena ini menyangkut Dapur dan Periuk Nasi Kajari fakfak.

Puncak Kemarahan Rakyat

Dengan tontonan model seperti ini yang di tunjukkan oleh Sejumlah Wakil Rakyat, ditambah kondisi Ekonomi Fakfak yang sedang terpuruk akibat korupsi dan beberapa Skandal Mark Up, yang dimana semakin mempersulit kehidupan Masyarakat Fakfak saat ini. Maka tidak menutup kemungkinan, Kemarahan Rakyat akan mencapai titik Puncaknya! Rakyat Fakfak sebagai Pemilik suara dan Kedaulatan, tentunya kapanpun dapat mencabut Mandat Pemimpin Daerah maupun Wakil Rakyat, baik melalui Mosi Tidak Percaya ataupun PETISI Rakyat yang akan berakhir pada PAW untuk Wakil Rakyat tersebut dan Berhentinya sang Kepala Daerah. Dengan Kemarahan Rakyat sebagai pemilik kedaulatan, maka tanpa harus menunggu Ayam Tumbuh Gigi, Jabatan Bupati sebagai pengemban Amanah Dapat dicabut kapanpun oleh Rakyat.

501 adalah Skandal Besar Pembunuhan Demokrasi Rakyat!

Terkait 501 ini, seperti yang sudah PASTI Indonesia angkat  sebelumnya. Adalah sebuah skandal besar yang telah membunuh Demokrasi sebagaian besar Rakyat Fakfak serta telah menipu Pemerintah Pusat. Tentunya hal ini sangat mencoreng Kabupaten Fakfak itu sendiri, ditambah tingkah laku Sejumlah Anggota Dewan yang Menghilang tatkala Masyarakat menunggu Jawaban Jelas terkait penyelesaian 501 tersebut. Jawaban Jelas telah diberikan KPU-RI terkait 501 ini, maka jelas pula Bahwa Jabatan Bupati Fakfak saat ini tidak Sah. Bagaimana dapat di katakan sah? Sebuah Dokument Rekayasa yang telah mengaburkan Fakta dipakai menjadi dasar sebuah PILKADA. Memang sebagian orang di pakai untuk mencoba membangun Opini ditengah Masyarakat Bahwa Pilkada Fakfak Telah Selesai! Memang benar Pilkada Fakfak telah selesai, namun Terjadi Mal Administrasi selama proses PILKADA tersebut. Fakta itulah yang berusaha dikaburkan dan dihilangkan oleh sebagaian orang! Karena itulah Hasil Pilkada Fakfak tidak Sah.

Bupati Ayam Tumbuh gigi!

Sebuah pelecehan kepada kedaulatan Rakyat dipertontonkan oleh Bupati Fakfak kepada Publik fakfak, melalui Kata-kata bahwa dirinya adalah Bupati sah, dan harus menunggu ayam tumbuh gigi baru dapat menurunkannya sebagai Bupati. Kata-kata yang sangat Arogan! Bupati sepertinya lupa, kekuasaan dan kedaulatan ada ditangan Rakyat, Bupati Hanyalah pengemban Amanah Rakyat! Apabila Rakyat sudah di Khianati, maka kapanpun Rakyat dapat mengambil kembali Amanah mereka! Apalagi ditambah semakin Jelasnya Skandal terkait 501, maka Tanpa Ayam Tumbuh gigi, Bupati Tidak Sah dari hasil PILKADA Mal Administrasi kapanpun dapat di cabut Amanahnya! Wong tidak Sah, Menteri Dalam Negeri sendiri saja tidak memberikan tandan tangan dalam Surat SK Pengangkatan tersebut, hanya diwakili oleh Pembina Utama Madya.  Yang secara implisit dapat digambarkan, MENDAGRI sendiri siap memperbaiki SK Pengangkatan tersebut apabila dikemudian hari terjadi Kesalahan dalam Keputusan Pengangkatan Tersebut, oleh karena itu Mohammad Uswanas tidak perlu terlalu menyombongkan diri. Nanti biarlah 501 sendiri akan menjadi Gigi Roda untuk membuktikan bahwa Hasil Pilkada Fakfak kemarin adalah MAL Administrasi dan tidak Sah. 

PASTI Indonesia sendiri sudah menyiapkan beberapa laporan terkait 501 dalam pilkada Fakfak, diantaranya Pidana ke BARESKRIM Mabes Polri, Mal Administrasi ke Ombudsman dan Suap ke KPK-RI. Serta PASTI Indonesia sedang mempelajari beberapa nama Anggota Dewan yang selama ini mangkir dari Rapat Dewan terkait 501. Kalau memang terbukti sejumlah anggota dewan tersebut tidak dapat manjadi corong Aspirasi Rakyat, maka PASTI Indonesia juga tidak segan untuk menjadi Corong Masyarakat untuk malaporkan Nama-Nama tersebut kepada Para Pemimpin Parpol tersebut untuk dilalukan PAW serta apabila memang terindikasi memiliki Skandal Korupsi, maka PASTI Indonesia juga tidak akan ragu untuk segera meng-KPK-kan para wakil Rakyat tersebut daripada hanya sekedar menjadi Tameng Bupati hasil Mal Administrasi untuk menghindari Rapat Rakyat terkait 501, atau menjadi alat dari Kajari yang tujuannya mengamakan Bupati hasil Pilkada mal administrasi. (arlx)

Jakarta, PASTI Indonesia – Menindaklanjuti surat jawaban KPU dengan Nomor 241/KPU/III/2017 yang tidak mampu menjawab  secara utuh kebenaran surat edaran 501, serta melihat kembali seluruh tahapan Pilkada Kabupaten Fakfak 2015 yang sangat Cacat Hukum. Maka semakin memperjelas bahwa telah terjadi sebuah Permufakatan Jahat,mulai dari pendaftaran bakal calon hingga lahirnya sebuah surat saat ini kita kenal sebagai surat edaran 501.

Jakarta, PASTI Indonesia – Sejurus dengan Persoalan yang sedang merebak di kabupaten Fakfak, terkait dengan Surat Edaran 501 yang akhirnya sudah mendapatkan Jawaban Terang Benderang dari KPU-RI, sehingga membuka Takbir Mal Administrasi Pilkada Fakfak 2015. Ya seperti itu juga Nasib Amus Atkana yang disinyalir kuat sebagai dalang lahirnya surat Edaran 501, Amus Atkana harus pupus dengan suara 0 dalam perebutan Kursi Komisioner KPU-RI.

Laoreet tempus vestibulum in tortor tortor aenean fames id wisi enim. Quis id consequat nulla tempus maecenas est lorem parturient ante pretium. Lacinia faucibus consectetuer vestibulum elit quisque at et ultrices sed libero. Ut nam eu nunc enim curabitur non metus eu turpis eget. Aenean laoreet vitae morbi vestibulum vestibulum sociis tellus interdum cras.

Laoreet tempus vestibulum in tortor tortor aenean fames id wisi enim. Quis id consequat nulla tempus maecenas est lorem parturient ante pretium. Lacinia faucibus consectetuer vestibulum elit quisque at et ultrices sed libero. Ut nam eu nunc enim curabitur non metus eu turpis eget. Aenean laoreet vitae morbi vestibulum vestibulum sociis tellus interdum cras.

Dalam sebuah survei ketika anak-anak NTT ditanya apa cita-citanya. Mereka menjawab riang mulai dari astronot, guru, hingga hansip. Semangat semacam ini terasa jika kita keliling NTT, di pelosok NTT kita temukan anak-anak berseragam SD yang gigih ingin pergi ke sekolah ramah melambaikan tangan,

Fakfak, PASTI Indonesia - Akhir-akhir ini selain diramaikan oleh Pemberitaan Maraknya Korupsi di Kabupaten Fakfak yang diduga melibatkan Bupati Terkait, Mohammad Uswanas. Kali ini tidak kalah Hebohnya persoalan di Fakfak, yakni Petani Buah Pala diresahkan oleh Harga Buah Pala yang semakin tidak menentu.

Jakarta, Pasti Indonesia - Cerita Seorang Kawan Tentang Mama-Mama Papua dan Noken

Bagi mama-mama Papua merajut/mengayam noken  tak hanya sekedar tas/kantong untuk keren-kerenan, tetapi makna akan cinta, pengorbanan dan kehidupan dalam proses pembuatan noken. Memahami noken adalah untuk merasakan cinta sederhana mama-mama Papua. Merajut noken untuk kehidupan yang akan berkelanjutan, untuk nafas dan masa depan setiap anak Papua yang akan dipikul dalam noken.

PASTI Indonesia, Jakarta - Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Fakfak Kapolres Fakfak, AKBP. Gazali Ahmad beserta 6 orang anggotanya telah mendatangi Sekretariat ELSHAM Fakfak pukul 14.20 WIT (17/06). Menurut Freddy Warpopor, Koordinator ELSHAM Fakfak, tujuan kedatangannya adalah untuk mengkonfirmasikan laporan pengaduan yang disampaikan oleh ELSHAM Fakfak, terkait kasus pornografi dan pelecehan seksual yang dilakukan oleh aparat Kepolisian Resort (Polres) Fakfak terhadap anak dibawah umur.

Jakarta, PASTI Indonesia – Direktur Nasional PASTI Indonesia, Susanto melalui pembicaraan via telephone menyatakan sedikit kekecewaan terhadap wakil rakyat yang ada di DPRD Kabupaten Fakfak, menurutnya seharusnya wakil rakyat di DPRD Kab Fakfak dapat lebih sensitif menyikapi apa yang saat ini marak diperbincangkan dan menjadi sorotan masyarakat. Yakni Laporan Dugaan Mark Up Anggaran Pengadaan Sound System dan Panggung Rigging HUT Fakfak Ke-113 yang sudah dilaporkan ke KPK dengan Saksi Kunci Bapak Donatus selaku Mantan Wakil Bupati Fakfak.

Jakarta, PASTI Indonesia - Kekuasaan dan Uang akhirnya membutakan hati dan pikiran para pejabat daerah, dikala Indonesia sedang terpuruk secara Ekonomi, dan Pemerintah Pusat berjuang Keras melawan para Mafia Anggaran dan tindak korupsi, rupanya para pejabat di daerah masih banyak yang menjadi Raja-raja kecil dengan mengumpulkan punti-punti Rupiah dari APBD kedalam kantong pribadi mereka, serta kolega maupun keluarga mereka. Seperti itulah yang sedang terjadi di fakfak, pada Medio 2012 lalu, sudah pernah di laporkan kepada KPK oleh LSM KAMPAK Papua yang digawangi oleh saudara DORUS WAKUM bahwa sudah terjadi kejahatan kemanusiaan luarbiasa di fakfak, yakni korupsi pengadaan alat kesehatan, namun sepertinya laporan tersebut hanyalah angin lalu dan tidak mempan untuk raja-raja kecil pejabat daerah tersebut. Malah membuat mereka semakin lupa akan amanah mereka untuk menjadi pejabat daerah sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat untuk melakukan pembangunan yang merata di Indonesia, Jabatan dan amanah ternyata membuat mereka semakin lalai atas tugas pokok mereka, semakin membuat mereka terbuaikan oleh pundi-pundi rupiah. Seperti itulah yang terjadi saat ini di Fakfak.

Jakarta, PASTI Indonesia - Oktober ini, tepatnya sudah memasuki 2 Tahun Kepemimpinan Presiden Jokowi. Beberapa Kinerja dinilai Cukup Memuaskan dan perlu di Apresiasi, namun terdapat 3 hal Menjadi Sorotan PASTI Indonesia, Yang dimana dirasa masih jauh dari Harapan. 3 Hal itu adalah : Persoalan Keberagaman, Pemberantasan Korupsi dan Penyelesaikan Kasus-Kasus HAM, dan dibawah ini akan kami ulas Nilai-Nilai Merah tersebut.

Jakarta, PASTI Indonesia - Seketaris Jenderal PASTI Indonesia, Jhon Madibo, mengkiritisi dengan keras atas rencana Maklumat Polda Papua, yang dimana menurutnya merupakan sebuah Penghianatan terhadap demokrasi itu sendiri. Apa yang di lakukan Masyarakat Papua hanyalah perwujudan dari pasal 28E ayat 3 UUD 1945, yang dimana tertulis jelas “Setiap orang berhak atas kebebasan berserikat, berkumpul dan mengeluarkan pendapat”. lalu apabila Rencana Maklumat itu sendiri diwujudkan apakah tidak melanggar UUD 1945 yang menjadi Dasar Negara Republik ini? dan bukankah bentuk diskriminasi baru terhadap Rakyat Papua? sedangkan di Jakarta Sendiri, Demo-demo Anarkis dilakukan oleh Ormas-Ormas Tertentu,yang nyata-nyata jelas berindikasi Makar terhadap Pemerintah Pusat, dengan maksud ingin menganti Pancasila dengan bentuk lain. Namun demo-demo seperti ini di Jakarta hanya di-diamkan, mengapa bila warga Papua yang melakukan demo harus merasakan perlakuan yang berbeda? tandasnya.

Jakarta, PASTI Indonesia - Berdirinya Taman Komik  Nusantara dilatarbelakangi oleh tanggung jawab moral dan dedikasi seorang guru Sejarah dari Bekasi bernama Endah Priyati. Taman Komik Nusantara sebagai gerakan sadar budaya di kalangan generasi muda memiliki komitmen kuat sebagai wahana pendidikan berbasis kebudayaan ternyata penting untuk dikembangkan dalam upaya pengenalan sejarah dan pelestarian budaya Nusantara. Taman Komik Nusantara yang didirikan oleh Endah ini bervisi merawat budaya Nusantara melalui komik kreatif anak bangsa memiliki tujuan supaya generasi muda memiliki wawasan kebangsaan, meneladani perjuangan tokoh pahlawan bangsa dan mencintai sejarah serta seni budaya Nusantara yang luhur dan beraneka ragam (plural). Penggunaan media komik tentu saja sangat menarik generasi muda untuk mempelajari lebih dalam sehingga tumbuhlah benih-benih kecintaan terhadap aset budaya bangsanya sendiri, belajar yang menyenangkan dan humanis sesuai Tut Wuri Handayani.

Jakarta, PASTI Indonesia – Mungkin di benak setiap orang, ketika mendengar kata Bangsal indentik dengan Sebuah Rumah Besar dari Kayu atau Balai yang berfungsi sebagai tempat berkumpul atau melakukan pertemuan.

Namun Bangsal yang akan diangkat dalam tulisan ini adalah nama sebuah Kampung kecil yang jauh dari Pusat Keramaian, yang terletak di Stabat, Langkat, Sumatera Utara. Adapun terdapat sejarah panjang dan Pilu mengenai asal dan penamaan kampung ini.

Laoreet tempus vestibulum in tortor tortor aenean fames id wisi enim. Quis id consequat nulla tempus maecenas est lorem parturient ante pretium. Lacinia faucibus consectetuer vestibulum elit quisque at et ultrices sed libero. Ut nam eu nunc enim curabitur non metus eu turpis eget. Aenean laoreet vitae morbi vestibulum vestibulum sociis tellus interdum cras.

Laoreet tempus vestibulum in tortor tortor aenean fames id wisi enim. Quis id consequat nulla tempus maecenas est lorem parturient ante pretium. Lacinia faucibus consectetuer vestibulum elit quisque at et ultrices sed libero. Ut nam eu nunc enim curabitur non metus eu turpis eget. Aenean laoreet vitae morbi vestibulum vestibulum sociis tellus interdum cras.

Laoreet tempus vestibulum in tortor tortor aenean fames id wisi enim. Quis id consequat nulla tempus maecenas est lorem parturient ante pretium. Lacinia faucibus consectetuer vestibulum elit quisque at et ultrices sed libero. Ut nam eu nunc enim curabitur non metus eu turpis eget. Aenean laoreet vitae morbi vestibulum vestibulum sociis tellus interdum cras.

Laoreet tempus vestibulum in tortor tortor aenean fames id wisi enim. Quis id consequat nulla tempus maecenas est lorem parturient ante pretium. Lacinia faucibus consectetuer vestibulum elit quisque at et ultrices sed libero. Ut nam eu nunc enim curabitur non metus eu turpis eget. Aenean laoreet vitae morbi vestibulum vestibulum sociis tellus interdum cras.